Tutuplah Auratmu Wahai Saudariku!


Banyak cara-cara musuh islam dalam menghancurkan agama yang mulia ini, diantara masalah yang mereka bidik adalah tentang adanya hijab dalam Islam. Mereka berpendapat bahwa Hijab itu membatasi gerak-gerik seorang muslim, kemudian ada juga yang berpendapat bahwa hijab itu bukan lagi sebuah trend dimasa kini. Ini adalah pendapat para syaithan yang ingin menyesatkan manusia
.


Dengan demikian, tak sedikit kaum muslimin yang membenarkan pendapat tersebut dan memutuskan meninggalkan hijabnya, padahal ini salah besar. Hijab Allah
perintahkan untuk memakainya agar memuliakan para perempuan. Kaum muslimin sudah sepakat bahwa memakai hijab bagi muslimah itu hukumnya wajib. Sebagaimana Allah telah berfirman,

يٰۤـاَيُّهَا النَّبِىُّ قُلْ لِّاَزۡوَاجِكَ وَبَنٰتِكَ وَنِسَآءِ الۡمُؤۡمِنِيۡنَ يُدۡنِيۡنَ عَلَيۡهِنَّ مِنۡ جَلَابِيۡبِهِنَّ 
ؕ ذٰ لِكَ اَدۡنٰٓى اَنۡ يُّعۡرَفۡنَ فَلَا يُؤۡذَيۡنَ ؕ وَكَانَ اللّٰهُ غَفُوۡرًا رَّحِيۡمًا

Artinya: "Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Ahzab ayat 59).

Kemudian Allah
juga berfirman,

ۖوَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ

Artinya: "Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya." (QS. An-Nur ayat 31).

Jika seorang merasa ragu untuk memakai hijab dikarenakan belum siap atau menunggu baik perilakunya maka buanglah jauh-jauh perasaan tersebut karena hijab bukan semata-mata menunjukkan bahwa diri kita itu shalihah, namun orang-orang shalihah itu akan melaksanakan kewajiban walaupun hati belum siap.

Allah
berfirman,

وَعَسَى أَن تَكْرَهُواْ شَيْئاً وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ وَعَسَى أَن تُحِبُّواْ شَيْئاً وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ وَاللّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ

Artinya: "Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS. Al-Baqarah ayat 216).

Dan seorang muslim itu tidaklah menunda-nunda taubatnya atau beramal, karena dirinya tidak tahu apakah esok ia masih hidup atau tidak.

Tatkala seseorang ketika melakukan penelitian zat berbahaya maka orang tersebut diwajibkan untuk memakai pakaian yang dapat melindunginya jika terkena bahaya, maka demikianlah salah-satu fungsi hijab. Hijab itu guna untuk melindungi wanita muslimah agar terhindar dari godaan, pelecehan, hingga pemerkosaan.

Allah
berfirman,

ذٰ لِكَ اَدۡنٰٓى اَنۡ يُّعۡرَفۡنَ فَلَا يُؤۡذَيۡنَ

Artinya: "Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu." (QS. Al-Ahzab ayat 59).

Abdullah bin Abdurrahman al-Duwaisy mengatakan, "Hijab melindungi muslimah dari pandangan jahat penyebab fitnah, ketika seorang muslimah mengenakan hijab yang rapi maka dia akan memperoleh kemuliaan dan tidak akan ada orang yang berani mengganggunya atau menyentuhnya, dia akan aman ketika hendak pergi untuk menyelesaikan urusannya dan tidak akan diganggu dengan cacian atau hinaan hingga ia pulang kembali kerumahnya.".

Pernah ada seorang wanita yang datang kepada Rasulullah
 seraya berkata, "Ya Rasulullah, sungguh aku terkena penyakit ayan dan kadang-kadang pakaianku terbuka, maka berodalah kepada Allah untukku", maka Rasulullah  bersabda, "Dan jika engkau mau maka bersabarlah dan engkau akan mendapatkan syurga atau aku doakan engkau agar sembuh", maka ia berkata, "saya akan bersabar tetetapi pakaian saya sering terbuka, maka doakanlah agar pakaianku tidak terbuka, lalu Rasulullah-pun mendoakannya. (HR. Bukhari dan Muslim).

Coba kita perhatikan bagaimana shabiyat sangat memperhatikan auratnya walaupun dalam keadaan sakit. Kemudian Aisyah radhiallahu 'anha juga pernah khawatir tatkala ada sabda Rasulullah bahwa semua dibangkitkan pada hari kiamat dalam keadaan telajang.

Sedangkan Syarat-syarat jilbab menurut Syaikh Al-Albani rahimahullah dalam kitab Jilbab al-Mar'atul Muslimah adalah sebagai berikut:
1. Menutup seluruh tubuh, selain bagian yang dikecualikan.
2. Bukan untuk berhias.
3. Tebal, tidak tipis.
4. Longgar, tidak ketat.
5. Tidak diberi wangi-wangian.
6. Tidak menyerupai pakaian laki-laki.
7. Tidak menyerupai pakaian wanita kafir.
8. Bukan pakaian untuk kemasyhuran.

Wallahu 'alam.

Posting Komentar

0 Komentar