Rukun Islam ada lima yaitu :
1. Syahadat / bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak diibadahi kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah rasul Allah.
2. Menegakkan sholat.
3. Menunaikan zakat.
4. Puasa Ramadhan.
5. Haji ke Baitullah Al Haram.
Apa dalilnya syahadat لا إله إلا الله ?
Jawaban :
Firman Allah Ta’ala :
شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لا إِلَهَ إِلا هُوَ وَالْمَلائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ لا إِلَهَ إِلا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Artinya: “Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan dia (yang berhak disembah), yang menegakkan keadilan. para malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). tak ada Tuhan melainkan dia (yang berhak disembah), yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Ali Imran ayat 18)
Apa makna لا إله إلا الله ?
Maknanya adalah tidak ada sesembahan yang haq kecuali Allah
Apa maksud dari ( لا إله )
Maksudnya adalah meniadakan seluruh apa yang disembah selain Allah
Apa maksud dari ( إلا الله )
Maksudnya menetapkan ibadah hanya untuk Allah semata yang tiada sekutu bagi-Nya dalam peribadahan kepada-Nya, sebagaimana tiada sekutu bagi-Nya pada kekuasaan-Nya.
Apa tafsir yang memperjelas hal tersebut ?
Firman Allah Ta’ala :
وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ لأبِيهِ وَقَوْمِهِ إِنَّنِي بَرَاءٌ مِمَّا تَعْبُدُونَ - إِلا الَّذِي فَطَرَنِي فَإِنَّهُ سَيَهْدِينِ - إِلا الَّذِي فَطَرَنِي فَإِنَّهُ سَيَهْدِينِ
Artinya: “Dan ingatlah ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya: “Sesungguhnya Aku berlepas diri terhadap apa yang kamu sembah, Tetapi (aku menyembah) Tuhan yang menjadikanku; Karena Sesungguhnya dia akan memberi hidayah kepadaku”. Dan (lbrahim) menjadikan kalimat tauhid itu kalimat yang kekal (sebagai pegangan) pada keturunannya supaya mereka kembali kepada kalimat tauhid itu.” (QS. Az-Zuhruf ayat 26-28)
Dan Firman Allah Ta’ala :
قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ تَعَالَوْا إِلَى كَلِمَةٍ سَوَاءٍ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ أَلا نَعْبُدَ إِلا اللَّهَ وَلا نُشْرِكَ بِهِ شَيْئًا وَلا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُولُوا اشْهَدُوا بِأَنَّا مُسْلِمُونَ
Artinya: “Katakanlah: “Hai ahli kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai Tuhan selain Allah”. Jika mereka berpaling Maka Katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”.” (QS. Ali Imran ayat 64)
Apa dalilnya شهادة أن محمداً رسول الله ?
Jawaban :
Firman Allah Ta’ala :
لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ
Artinya: “Sungguh Telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.” (QS. At-Taubah ayat 128)
Apa makna شهادة أن محمداً رسول الله ?
- Mentaatinya terhadap apa yang beliau perintah.
- Membenarkan terhadap apa yang beliau kabarkan.
- Meninggalkan apa yang beliau larang, dan
- Tidak beribadah kepada Allah kecuali dengan apa yang beliau syariatkan.
Apa dalilnya sholat, zakat sekaligus tafsirnya tauhid ?
Jawaban :
Firman Allah Ta’ala :
وَمَا أُمِرُوا إِلا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ وَذَلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ
Artinya: “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian Itulah agama yang lurus.” (QS. Al-Bayyinah ayat 5)
Apa dalilnya puasa ?
Jawaban :
Firman Allah Ta’ala :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah ayat 183)
Apa dalilnya haji ?
Jawaban :
Firman Allah Ta’ala :
وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلا وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ
Artinya: “Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), Maka Sesungguhnya Allah Maha Kaya (Tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (QS. Ali Imran ayat 97)
Oleh: Syaikh Shalih Bin Abdillah Al-‘Ashiimy
[Dikutip dari kitab Tashil Al-Ushul Ats-Tsalatsah karya Syaikh Shalih Bin Abdillah Al-‘Ashiimy Terjemahan Indonesia dengan Judul Cara Mudah Memahami Ushulust Tsalatsah, Penerjemah: Ust. Abu Abdillah Muhammad Rifa’i Al Maghatani]


0 Komentar