Hadits #11
عَنْ أَبِي مُحَمَّدٍ الْحَسَنُ بْنُ عَلِي بْنِ أبِي طَالِبٍ سِبْطِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَيْحَانَتِهِ رَضِيَ الله عَنْهُمَا قَالَ : حَفِظْتُ مِنْ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؛ دَعْ مَا يَرِيْبُكَ إِلَى مَا لاَ يَرِيْبُكَ
[رواه الترمذي وقال : حديث حسن صحيح]
Dari Abu Muhammad Al-Hasan bin Ali bin Abi Thalib, cucu Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam dan kesayangannya dia berkata: Saya menghafal dari Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam (sabdanya): Tinggalkanlah apa yang meragukanmu kepada apa yang tidak meragukanmu.
[Diriwayatkan oleh Tirmidzi dan dia berkata: Haditsnya hasan shahih)
Status Hadits dan Takhrijnya:
Kualitas hadist adalah Hasaan Shahih: HR. Ahmad (I/200), at-Tirmidzi no. 2518, an-Nasa-i (VIII/327), ad-Darimi (II/245), dan selainnya. Lihat Shahiih al-Jaami’ish Shaghiir no. 3377.
Kandungan Hadits:
Kalimat “yang meragukan kamu” maksudnya tinggalkanlah sesuatu yang menjadikan kamu ragu-ragu dan bergantilah kepada hal yang tidak meragukan. Hadits ini kembali kepada pengertian Hadits keenam, yaitu sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam: “Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas, dan di antara keduanya banyak perkara syubhat”.
Pada hadits lain disebutkan bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Seseorang tidak akan mencapai derajat taqwa sebelum ia meninggalkan hal-hal yang tidak berguna karena khawatir berbuat sia-sia”.
Tingkatan sifat semacam ini lebih tinggi dari sifat meninggalkan yang meragukan.
Oleh: Ibnu Daqiq al-‘Ied
[Disalin dari kitab Syarhul Arba’iina Hadiitsan An-Nawawiyah karya Ibnu Daqiq al-‘Ied edisi Indonesia Syarah Hadits Arba’in Imam Nawawi, Penerjemah: Muhammad Thalib, Penerbit: Media Hidayah Yogyakarta]


0 Komentar