Hadits #12
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيْهِ
[حديث حسن رواه الترمذي وغيره هكذا]
Dari Abu Hurairah radhiallahunhu dia berkata : Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: Merupakan tanda baiknya Islam seseorang, dia meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya .
[Diriwayatkan oleh Tirmidzi dan lainnya]
Status Hadits dan Takhrijnya:
Kualitas hadits adalah Shahih: HR. at-Tirmidzi no. 2317, Ibnu Majah no. 3976, dan selainnya.
Kandungan Hadits:
Kedudukan Hadits
Hadits ini merupakan landasan dalam bab adab.
Pertama, Kebagusan Islam Seseorang
Kebagusan Islam seseorang bertingkat-tingkat. Cukuplah seseorang berpredikat bagus Islamnya jika telah melaksanakan yang wajib dan meninggalkan yang haram. Dan puncak kebagusannya jika sampai derajat ihsan, yang tersebut dalam hadits ke-dua. Besarnya pahala dan tingginya kemuliaan seseorang sesuai dengan kadar kebagusan Islamnya.
Kedua, Meninggalkan Sesuatu yang Tidak Penting
Sesuatu yang penting adalah sesuatu yang bermanfaat di dunia maupun di akhirat. Standar manfaat diukur oleh syariat, karena sudah maklum bahwa yang diperintahkan oleh syariat pasti membawa manfaat dan yang dilarang pasti menimbulkan mudhorot oleh karena itu upaya untuk paham syariat adalah aktivitas yang sangat bermanfaat. Menjadi kewajiban seseorang demi kebagusan Islamnya untuk meninggalkan semua yang tidak penting karena semua aktivitas hamba akan dicatat dan celakalah seseorang yang memenuhi catatannya dengan sesuatu yang tidak penting, termasuk di dalamnya adalah semua bentuk kemaksiatan.
Oleh: Syaikh Shalih Alu Syaikh
[Dikutip secara ringkas dari kitab Syarah Arba’in An-Nawawi, Syaikh Shalih Alu Syaikh, Terjemahan Indonesia Ringkasan Syarah Hadits ‘Arbain, Penyusun: Ustadz Abu Isa Abdulloh bin Salam]


0 Komentar